noway

Apa yang terlihat tak seperti yang terlihat

BIADAB, BRUTAL, JAHANAM, KEJAM, KEJI, LAKNATULLOH

Posted by nowtoo on January 17, 2009

Posted in Uncategorized | No Comments »

Kekejaman Israel

Posted by nowtoo on January 17, 2009

Kekejaman Israel!!
Anak-anak banyak menjadi target pemusnahan masal, karena strategi ambisi israel untuk mengurangi generasi pertumbuhan penduduk yang begitu cepat, angka kesuburan warga palestine lebih tinggi. Jalur gazza sebagi wilayah yang begitu dekat dengan wilayah pendudukan israel, akan sangat ditakutkan israel bila pertumbuhan penduduk palestine lebih cepat
Genocide In Palestine
Genocide In Palestine

Posted in Uncategorized | 1 Comment »

Ya Alloh, ….

Posted by nowtoo on January 13, 2009

Ya Allah, tolonglah saudara kami muslim Palestina. Saudara-saudara kami dibantai dan kami hanya bisa demo. Aku malu Ya Allah!  

Posted in Uncategorized | No Comments »

Selamat Tahun Baru Islam

Posted by nowtoo on December 28, 2008

Dengan kesadaran hati, jiwa yang luluh, berharap kebaika kepada Nya, kita sambut perubahan tahun, dengan tawadhu, dan doa berharap kita memperoleh keridhoan di setiap langkah, waktu berganti semoga menjadi kita instopeksi diri…

1 muharam 1430 Hijriyah

Posted in Uncategorized | 1 Comment »

Ketika Aku Bertanya…

Posted by nowtoo on October 21, 2008

Ketika aku bertanya…
aku kadang berfikir begini
kita ga pernah bertemu langsung
tapi aku merasa pernah
dan msh begitu dekat
aku seperti dah begitu mengenalmu
terlalu subjektif mungkin
tapi itulah yang kurasa
kita menjalin hubungang yang macam mana sih?
aku seperti memiliki histori yg begitu banyak denganmu
sekali lg mungkin ini cm subjektifitas ku saja

ok anggap saja tadi itu salah ketik
salah konsep
salah momen
salah mengungkapkan
salah mengenal?
mungkin sebaiknya simpan saja
atau buang jauh-jauh
tapi kenapa kembali?
tanya kenapa?

iya aku tanya maksud mas apa?
sebenarnya gimana ta hub km ma dia?
ko mas ngomongnya gitu?

mimpi, haruskah aku bercerita?
ko malah ngomong mimpi? kl km anggap aku adekkelasmu
dan percaya..
pastinya km mau cerita

tapi aku mulai darimana?
terserah mas
dah kuperkirakan jawabanmu gitu…
aku menjalin sebuah hubungan yg kadang kontras
aku begitu berusaha memberinya lebih
tapi kdg harapan yg kudapat berbeda
mungkinkah kesabaran bersabar?

Posted in Uncategorized | No Comments »

Yang Jauh Dinanti Yang Datang Ditepis

Posted by nowtoo on October 14, 2008

Akhlaq bagus, berpendidikan tinggi, wawasan luas, berwajah tampan pula. Belum lagi didukung dengan kemapanan ekonomi yang bisa terlihat dari kendaraan dan rumah pribadinya. Meski demikian, kerendahan hatinya yang begitu menonjol menjadikannya begitu bersahaja. Tidak sombong dan justru sangat dermawan, dekat dengan segala golongan tidak memandang status dan membeda-bedakan orang berdasarkan kelas-kelas ekonomi. Terakhir yang tidak kalah pentingnya, mampu menunjukkan bakat kepemimpinan yang mumpuni. Bermimpikah bila ada gadis muslimah yang mendambakan seorang pendamping dengan kriteria diatas? Atau bolehkah memimpikannya?

Tentu saja, setiap orang -laki-laki maupun wanita- berhak menentukan kriteria orang yang akan dijadikan calon pendampingnya kelak. Karena, seperti yang dicita-citakan hampir semua wanita, cukup satu kali menikah untuk seumur hidup meski terkadang ada sebagian yang harus menerima kenyataan menikah untuk kesekian kalinya karena alasan-alasan tertentu. Terlebih bagi mereka yang memang diberikan kemurahan-Nya memiliki kualitas lebih dari yang lain, entah karena paras cantiknya, jenjang pendidikan, tingkat kemapanan ekonomi, lingkungan dan pergaulan, atau karena kelebihan-kelebihan lainnya, mereka yang dengan berbagai kelebihan yang dimiliki itu tentu saja lebih merasa berhak untuk mematok kriteria tinggi untuk seorang calon pendamping. Setidaknya, pikir mereka, “peluangnya lebih besar” meski harus disadari bahwa segala sesuatu yang bakal berlaku dalam hidup ini, tentu saja Allah penentu akhirnya.

Cantik, masih muda (dibawah 23 tahun atau masih berstatus mahasiswi), bukan hal aneh jika dikala ini masih cenderung membanding-bandingkan satu dengan yang lainnya untuk kemudian menentukan yang lebih baik. Bahkan bukan tidak mungkin masih menantikan hadirnya calon lain disamping yang sedang dibandingkannya. “Siapa tahu, yang datang kemudian lebih oke” pikirnya. Diusia seperti, ini idealisme seorang masih sangat tinggi sehingga, tidaklah heran jika ada orang yang membuat ‘joke’, salah satu kesibukan mereka adalah “sibuk nolak” terlebih terhadap laki-laki yang memang dianggap bukan kelasnya. Padahal yang ditolak itu sebenarnya juga “nggak rendah-rendah amat kualitasnya”, mungkin hanya kurang menarik, atau karena belum mempunyai pekerjaan mapan. Ada juga, alasan-alasan yang tidak masuk akal semisal perbedaan suku. Namun sudah pasti, ini tidak berlaku umum, karena buktinya, banyak juga mereka yang menikah diusia ini dengan menafikan hal-hal seperti wajah atau kemapanan ekonomi.

Sedikit diatas mereka (usia sekitar 25 tahun), baik mereka yang melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi atau sebagian yang lain yang sudah mendapatkan pekerjaan, mungkin saja kondisi tersebut mempertinggi ‘daya tawar’ mereka, namun justru pada usia ini pola pikir mereka tentang masa depan sudah mulai terbentuk dan punya arah yang lebih jelas. Pandangannya tentang calon pendamping tidak mutlak pada sisi fisiologis (tampan, berduit). Kalaupun ada pandangan ke arah tersebut, kadarnya pun tidak terlalu tinggi, setidaknya mereka juga lebih objektif mengukur dengan kualitas diri untuk disesuaikan dengan kriteria calon yang diharapkan.

Lain halnya dengan mereka yang sudah mendekati ‘kepala tiga’. Meski tidak bisa dipukul rata, namun tidak sedikit yang ‘banting harga’ di usia ini. Mereka yang ketika masih menjadi mahasiswi atau usia tidak lebih dari seperempat abad seringkali menampik kesempatan, menepis yang datang karena tingginya ‘idealisme’ dan patokan kriteria yang ditancapkan, mulai menurunkan kriteria calon, “Asal baik, sholatnya bener okelah”. Bahkan diusia kepala tiga, ada saja yang lebih gila-gilaan soal jodoh yang bisa terlihat dari ungkapan-ungkapan seperti, “asal ada yang mau”, “nunggu yang sholeh bener nggak datang-datang, yang ada ini juga bolehlah,” atau yang lebih ekstrim, “syukur ada yang mau”.

Patutlah menaruh hormat kepada para muslimah yang diusia kepala tiga atau lebih, tetap konsisten dengan mematok standar yang cukup realitis, Akhlak bagus (shaleh), jujur, amanah dan bertanggungjawab, berpenghasilan, serta memiliki jiwa pemimpin. Mereka tetap yakin bahwa Allah, dengan kerahasiaan-Nya sudah mengatur segala hal yang berkenaan dengan dirinya. Dengan tetap berkeyakinan seperti itu, kepercayaan dirinya mampu mengalahkan keresahan dan kegalauan yang terkadang muncul, “Hanya soal waktu, disinilah diuji kesabaran”, “Mungkin Allah mentakdirkan untuk lebih lama hidup sendiri” hiburnya. Ada pula wanita-wanita yang karena alasan tertentu sengaja menunda pernikahan. Mereka tidak pernah menyesal terlambat menikah, atau menyesal telah menepis sekian banyak pemuda baik-baik yang datang kepadanya. Mereka, tetap tegar menatap hidup merengkuh masa depan yang menanti.

Namun bagi yang ‘masih muda dan belum terlambat’, tiada salahnya juga untuk tidak segera menepis datangnya calon pendamping hanya karena kriterianya sedikit dibawah standar, karena siapa tahu -Maha Suci Allah dengan segala kerahasiaan-Nya- dialah yang sengaja dikirimkan Allah untuk anda. Karena juga belum tentu, pujaan hati dengan label tinggi yang selama ini dinanti segera datang, bahkan bisa jadi masih jauh. Who knows? Wallahu a’lam bishshowaab (Bayu Gautama)

————————–
sumber : www.eramuslim.com

Posted in Uncategorized | No Comments »

Dosa….

Posted by nowtoo on October 4, 2008

Sudah tahu….tapi tak mudah menghindar, selalu berhadapan terus, tak pernah henti, menghadang terus, usaha berlangsung, kembali teruji…iya itu mungkin itulah yang dinamakan hidup, warnanya begitu beragam

Posted in Uncategorized | No Comments »

Bertengkar Itu Belajar

Posted by nowtoo on October 3, 2008

Sayang…terima kasih yah

Mengenalmu, mencintaimu, menyayangimu,  memahamimu, sungguh penuh dengan pelajaran yang berharga, rasa sebel begitu menggoda untuk timbulnya pertengkaran, honey yang begitu cuek ketika menanggapi mas yang kelabakan karena gerah dengan informasi yang salah tangkap, eh honey malah menjawab dengan yang tambah membuat teka-teki, mas yang sudah termakan cemburu menjadi semakin kalut, konsep yang udah jauh tersusun untuk saling terbuka, seperti tersingkirkan sesaat karena tidak adanya titik temu….semu berproses…berpusing…berdesing…adu tatap, adu benar, adu pendirian, proses titik temu di lalui dengan lelehan tangisan, ………..sayang sungguh cintaku begitu dalam sehingga aku begitu menyayangimu honey….apapun yang terjadi hari ini, biarlah kuhapus tetesan air matamu, aku begitu menyayangimu, terima kasih atas titik temu hari ini, ku akan berusaha memahamimu karena kuberharap engkau juga memahamiku…..biarlah kumbang pengganggu itu bersekitar kita, itu lah tantangan kisah kasih kita

Posted in Blow Up | No Comments »

Malam ini aku buka, ternyat masih

Posted by nowtoo on October 2, 2008

5:57 PM 5/9/2006
SEPERTI LAGU INI
Below you will find any story to fit your mood.
Go ahead and explore, or click your The own brain to submit your own love story.

Hentikan segera kau menyayikannya sendiri
sudah saatnya kau menyanyikan yang lain
Seperti lagu ini
Berteriak bahwa aku seperti ini
Tanpa maksud mendramatisir
Ataupun tujuan menghakimi
Bukannya aku tak berani
Untuk bicara sendiri
Ini pun satu caraku tuk berkomunikasi
Bagaimanapun dalam kondisi
Aku adalah yang beruntung hari ini
Karena waktu bukanlah yang hakiki
Tapi lebih pada keikhlasan hati
Yang mencintai dan menyayangi
Tak akan pernah mencoba mati
Karena niat yang baik waktu mengawali  

Jujur memang kali ini tersakiti
Tapi ada yang bilang “hai janganlah kau bersedih”
Dan ia menyuruhku untuk pahami ini
Dan berdoalah seperti ini :
………………………………
“Ya Allah, aku sungguh mencintainya. Aku tak sanggup memalingkan rasa cinta itu kepada yang lain. Ia menjadi kupu-kupu indah di taman hatiku, ia menjadi laksana bunga segar di ruang hatiku yang kosong dan gersang. Ya Allah, terima kasih Engkau telah anugerahkan kepadaku rasa cinta kepadanya, rasa cinta yang mampu menggerakkan segala potensiku untuk berkarya dan memiliki semangat hidup. Jika memang ia jodohku, tetapkan hatiku untuk mencintainya. Jika dia baik untuk agamaku, dakwahku, dan kehidupan di dunia dan akhirat, mudahkanlah ia untuk kudapatkan. Kuatkan terus sinyal cinta kepadanya. Tapi…..aku juga punya pinta…..karena sementara ini aku belum bisa mengungkapkan kepadanya, aku mohon kepada-Mu untuk menjaga rasa cintaku padanya sampai batas waktu yang tepat untuk mengungkapkannya. Berikan juga cinta-Mu kepadanya agar ia mencintaiku sebagaimana aku mencintainya. Tetapkan rasa itu, Ya Allah….jagalah aku dari perbuatan buruk akibat cinta ini. Tapi jika dia bukan dermaga untuk berlabuhnya cintaku, tolong carikan dermaga lain yang tepat untuk cintaku. Aku ikhlas atas segala keputusan-Mu…”
Aamin.
……………………………..
6:29 PM 5/9/2006

Posted in Blow Up | No Comments »

Mohon Maaf Lahir Bathin Yah….

Posted by nowtoo on October 2, 2008

Utamee, Agus 1889, Rendy Rsudm, Lili Rsudm, Andrianysah Prajab, Heri Fisio, Anton RM03, Uaji RM03, Kentoenk RM03, Rany Rsudm, Rany RSOD, Yuli Landak, Budhek Endang, Nisa Ibu, Widi KKLK, Melawati, Mona Rsudm, Yuni YK, Desmana, Gandut Rsudm, Delin Rsudm, Nisa Cyank, Tris, Nisa Om Nur, Mba Elly Rsudm, AA Umbaran, Ibrahim RSOD, Fathulloh Rsudm, Nasyanti, Iwan Jepara, Devi Rsudm, Bunny Stain, Cintia Ptk, 3, Siti, Pooh RM03, Jarwo SMUNJA, Widodo Yk, Pia, Ve2 Makasar, Wawa RSUDM, Nopi, Ronal Pastura, Wawan, Sri Andriyani Rsudm (dulu), Marsianus Prajab, Kang Kir, Bulek Am, Pak Lek Limin, Diah Rasau, Widi RM, Bang Tejo, Mas Anto Ptk, Yanti Yk, Yayan UGM, Untung, Aan Sintang, Tio RM03, Thia UGM, Resti dll….

Posted in Blow Up | No Comments »